
Di dalam film yang berjudul “KTP” menceritakan beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat seperti birokrasi yang sulit, toleransi dan musyawarah. Pemerintah dengan birokrasi dan peraturan yang kaku dibuktikan dengan hanya menyediakan 6 agama saja yang diakui di Indonesia, membuat Mbah Karsono yang menganut agama kewajen yang agama tersebut tidak termasuk agama yang diakui pemerintah membuat Mbah Karsono kesulitan dalam mengisi data untuk membuat KTP, yang syarat untuk mendapatkan layanan kesehatan dari pemerintah.
Akan tetapi Mbah Karsono tetap dengan kepercayaan yang dianutnya Mbah Karsono tidak semata-mata mudah mengiyakan pemerintah dengan berbohong menganut agama lain untuk keuntungan pribadi saja.

Di dalam film ini juga tidak lepas dari ciri khas masyarakat Indonesia yaitu melakukan musyawarah untuk menyelesaikan suatu permasalahan demi tercapainya sebuah tujuan yang dihapai Mbah Karsono dalam pembuatan KTP .
Jadi kesimpulan dalam kasus ini pemerintah seharusnya memberi solusi yang tepat bukan mempersulit rakyat.